Close
Close

Semarak HUT RI ke-74, Pemdes Kamlanglale Gelar Lombah Kreatifitas

Lagu Terbaik Tahun 2021

Namrole, SBS 
Dalam memeriahkan HUT Republik Indonesia Ke 74 Tahun, Pemerintah Desa (Pemdes) Kamlanglale, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan menggelar sejumlah lomba kreatif, Sabtu (17/08/2019).

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan warga Desa Kamlanglale ini dibuka langsung oleh  Kepala Desa Kamlanglale Ampi Latbual dan berlokasi di depan kantor desa setempat.

Sebelum kegiatan perlombaan dimulai, Kedes Kamlanglale mengatakan kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah bentuk syukur dan rasa terima kasih masyarakat dan pemerintah Desa Kamlanglale kepada para pejuang yang telah mengorbankan harta dan nyawa untuk mencapai dan mempertahankan kemerdekaan negara Indonesia.

“Kita semua yang hadir di sini sebagai masyarakat desa harus menyadari hal itu dan patut bersyukur karena sudah 74 tahun kita merasakan kebebasan dan lepas dari penjajahan,” ucap Latbual

Disamping itu, lanjut Latbual, kegiatan perlombaan ini dimaksukan agar menumbuhkan kreatif dari seluruh masyarakat desa terkhusunya para pemuda dan pemudi desa yang sudah mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Pemuda-pemudi Desa adalah unjung tombak desa, untuk itu, semoga dengan kegiatan ini akan menghadirkan ide-ide kreatif kaum muda desa yang nantinya dapat dipakai untuk membantu pemerintah desa dalam membangun dea Kamlanglale,” harapnya.

“Lestarikan rasa saling menghormati perjuangan dari leluhur kita dan tumbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme dalam diri kita masing-masing. Karena Sesuai tema kemerdekaan kali ini yaitu SDM Unggul Menuju Indonesia Maju, maka kita juga harus mampu beradaptasi dengan jaman yang sudah modern dan mampu bersaing dengan desa-desa lain yang ada di Bursel maupun Maluku tandasnya.

Perlombaan ini diawalai dengan gerakan pemanasan yang diiringi dengan goyang “kaka Enda”.

Pantauan media ini, dari sekian kegiatan yang dilombakan, ada dua kegiatan yang paling menarik perhatian publik yaitu lomba memakai baji berantai dari satu kelompok yang terdiri dari 7 orang, serta lomba gigit sendok yang diikuti oleh puluhan anak-anak TK sampai SD.

Kegiatan ini berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, baik itu Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, maupun Tokoh Adat desa setempat. (SBS/02)

Beri Komentar Anda

Mohon berkomentar dengan attitude yang baik...
Dilarang menggunakan Anonymous !!!

Previous Post Next Post