Select Menu

Berita Utama

Pemerintahan

Sosial

News Politik

News Hukrim

News Buru Selatan

News Kabupaten Buru

News Pariwisata

» » » » » » » » » Jelang Idul Fitri 1439 H, Pemda Bursel Gelar Bazaar Murah Selama Tiga Hari
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post


Namrole, SB
Menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pemerintah Daerah Buru selatan  (Bursel) melalui Dinas Perundistrian dan Perdagangan menggelar Bazaar Murah selama tiga hari bagi masyaraat Kota Namrole dan sekitranya terhitung dari tanggal  5 sampai 7 Juni 2018.

Bupati Bursel Tagop Sudarsono saat membuka kegiatan basar tersebut mengharapkan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Tahun 2019 nanti ada penambahan anggaran guna meningkatkan lagi kegiatan ini tidak hanya di Kota Namrole tetapi juga dilaksanakan di kecamatan-kecamatan yang mayoritas muslim.

Pantauan SBS, hadir dalam acara tersebut selain Bupati juga hadir Wakil Bupati Ayub Seleky, Sekda Syharoel Pawa, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD serta masyarakat.


Dalam kegiatan ini, Bupati didampingi Wakil Bupati dan Sekda memberikan bingkisan ramadhan bagi kaum janda.

"Kegiatan ini kita laksanakan pada setiap hari-hari keagamaan. Dan kegiatan ini merupakan program pemerintah mulai dari pusat sampai ke daerah-daerah. Kegiatan seperti ini harus didukung oleh maayarakat terutama masyarakat pedagang," ujar Tagop.

Dikatakan, situasi ekonomi negara saat ini masih tergantung pada beberapa sektor, yakni sektor minyak dan gas, perhotelan dan ekspor bahan baku seperti CPU dan manuvactury.

"Oleh karena itu tugas Pemda adalah mengontrol arus barang yang memanfaatkan jalur distribusi, tol laut itu," ujarnya.

Lanjut Tagop, sehingga masyarakat atau konsumen itu menerima barang minimal tidak lebih produsen barang dari daerah ekspor ke daerah penerima seperti di daerah Buru Selatan ini.

"Sehingga pemerintah prioritaskan tol laut itu khisisnya untuk bahan-bahan sembako," jelasnya.

Untuk di Buru Selatan kata Tagop harus bersyukur karena saat ini ada beberapa komoditi yang menjadi kebutuhan masyarakat terutama untuk pangan misalnya sayur-sayuran, ikan maupun holtikultura.

"Dan hal ini nantinya kita kembangkan kedepan sehingga bisa menekan harganya dari nilai yang ada saat ini," sebut Tagop.

Lanjut bupati dua periode ini bahwa, Pemda sedang berupaya untuk meningkatkan komoditi tertentu yang dapat di andalkan untuk di ekspor daerah lain seperti ke Kota Akbon.

Tagop berharap, Bazaar dalam rangka Hari Raya Idul Fitri ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat khususnya bagi maayarakat kota Namrole dan sekitarnya.

"Kita setiap tahun bikin jelang hari keagamaan seperti idul fitri dan Natal, tetapi sejau ini kita masih fokus di ibu kota kabupaten," ujarnya.

Dikatakan lanjut, kepada Disperindag agar kedepan nanti bisa juga dilakukan di kecamatan-kecamatan yang penduduknya mayoritas muslim seperti di Waesama dan Ambalau.

"Kalau perayaan Natal, Kita launching di Namrole kita buka di Leksula dan Fena Fafan,” kata Tagop.
Soal anggarannya jelas Tagop, kalau anggarannya dalam APBD di tahun ini subsidinya 200 juta, maka pada tahun depan ditambahkan 600 juta hingga 1 milyar untuk dapat dilaksanakan di kecamatan lain.


Usai menyampaikan sambutan, Tagop memberikan bingkisan Idul Fitri kepada 2 orang ibu janda. Pemberian ini disaksikan Wakil Bupati dan Sekda serta masyarakat yang ada saat itu. 

Diketahui, sesuai dengan laporan ketua Panitia Bazaar Remon Tanase harga-harga sembaka yang dijual pada basar itu ada Beras yang sesuai harga pasar dijual Rp. 55.000, dijual disini dengan harga Rp. 50.000, guls pssir yang dijual dipasar dengan hargaRp. 15.000, dijual disini dengan harga Rp.10.000, terigu dipasar dijual dengan harga Rp.12.000 di tempat basar dijual dengan harga Rp.10.000 dan untuk mentega Blueban mangkok yang dijual di pasar dengan harga Rp. 13.000 di disini dijual dengan harga Rp. 10.000.



Sementara untuk mentega Amanda yang dijual dipasar dengan harga Rp.15.000 disini dijual dengan hargaRp.12.500, minyak kelapa bimoli 5 liter dijual di pasar dengan harga Rp. 80.000 disini dijual dengan harga Rp. 70.000, minyak kelapa lovina 1 liter dipasar dijual dengan harga Rp.17.000 di sini dijual dengan harga Rp.12.500, sedangkan minyak kelapa lovina 620 Mili Liter , dipasar dijual dengan harga rp.10.000, ditempat Bazaar ini dijual dengan harga Rp.8000.

Untuk sirup ABC yang dijual dengan harga Rp. 15.000 di pasarditempat ini dijual dengan harga Rp. 12.500, susu kental manis dijual dengan harga Rp. 10.000 dari Rp.12.000 yang dijual di pasar, sedangkan telur ayam  1 Rak yang dijual dipasar dengan harga Rp. 65.000 di tempat ini dijual dengan harga Rp.50.000. (SBS-07)




Bagi Berita Ini

About SUARA BURU SELATAN

Suara Buru Selatan adalah Admin yang mengelolah Artikel dan Berita di website www.SuaraBuruSelatan.com. Website ini Menyajikan beragam Berita. Objek pemberitaan meliputi Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan. Tank's sudah berkunjung ke Website kami. Hubungi kami di E_mail : Su4rabursel@gmail.com No. Hp 08121443461 Regard's, SBS
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply

Mohon berkomentar dengan attitude yang baik...
Dilarang menggunakan Anonymous !!!