Select Menu

Berita Utama

Pemerintahan

Sosial

News Politik

News Hukrim

News Buru Selatan

News Kabupaten Buru

News Pariwisata

» » » » » » » » Liput Olah TKP Pembobolan Kantor DPRD, Dua Wartawan Dibentak Kapolsek Namrole
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Namrole, SB
Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Minggu (23/7) subuh, dibobol oleh Orang Tak Dikenal (OTK).

Akibat insiden itu, uang sebesar Rp. 80 juta di brangkas ruang kerja Bendahara DPRD Bursel Mahyudin Soamole dan server perekam CCTV di ruang kerja Ketua DPRD Bursel Arkilaus Solissa pun dibawa kabur oleh OTK.

Namun, anehnya ketika kejadian itu dikonfirmasi kepada Kapolsek Namrole, AKP Amin ternyata Amin malah terkesan tak ingin agar kasus ini diketahui wartawan dan balik menanyakan kepada wartawan dari mana wartawan mengetahui informasi itu.

“Siapa yang ngasih info,” kata Amin balik kepada wartawan ketika ditanyai wartawan soal kronologis dan langkah apa yang sudah dilakukan pihak Mapolsek pasca menerima laporan kejadian itu via pesan singkatnya.

Karena terkesan ada upaya menutupi kejadian ini, wartawan Siwalima Elvis Lahallo dan wartawan Mimbar Rakyat Marlan Lahallo pun langsung terjun ke TKP pukul 11.30 WIT untuk meliput langsung kejadian itu.

Setibanya di TKP, memang didapati bahwa sejumlah anggota polisi dan Bendahara Sekwan Mahyudin Soamole sementara berada di luar ruang kerja Bendahara DPRD.
Soemole dan anggota Mapolsek Namrole pun sempat bercakap-cakap dengan wartawan merincih sedikit soal kejadian itu.

Bahkan Soamole pun sempat menunjukkan bagian pintu ruangan Sekwan yang rusak dan ketika akan menunjukkan pintu ruangan Sekretaris Pribadi (Sekpri) Ketua DPRD yang rusak, wartawan tak langsung menuju ke depan ruang kerja bendahara setelah mengetahui bahwa Brangkas yang dalam kondisi rusak masih berada di dalam ruangan itu dengan niat untuk mengambil gambar.

Tetapi, ketika Marlan Lahallo wartawan Mimbar Rakyat yang turut didampingi wartawan Siwalima Elvis Lahallo mengambil gambar foto dari luar ruangan ketika Kapolsek Namrole AKP Amin dan Kanit Reskrim Aiptu Anthon sementara melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tiba-tiba saja Amin dan Anthon langsung membentak keduanya.

“Siapa kamu, hapus fotonya,” kata Amin dan Anthon setelah kedua wartawan mengaku bahwa mereka adalah wartawan.

Parahnya, kendati tak memasang police line di TKP dan wartawan hanya mengambil gambar foto proses olah TKP itu dari luar ruangan kerja Bendahara, teryata Kapolsek Namrole AKP Amin dan Kanit Reskrim Aiptu Anthon yang sebelumnya terkesan menutupi kasus ini masih marah-marah dan menuding bahwa wartawan merusak alat bukti.

“Siapa yang suruh kalian kesini. Hapus fotonya, Kami sementara olah TKP. Jangan rusak alat bukti,” bentak Amin.

Ketika wartawan menyahuti bahwa jika wartawan tak boleh masuk, harusnya dipasangkan police line dan seharusnya Amin dan Anthon bisa menegur wartawan secara baik-baik tanpa harus bentak-bentak dan marah-marah.

Tetapi, Amin dalam kondisi marah malah berdalih bahwa dirinya sudah memberikan tanda di depan pintu ruangan kerja Bendahara agar tidak boleh ada orang yang masuk kendati wartawan pun saat mengambil gambar itu tidak masuk ke ruangan itu.

“Saya sudah kasih tanda disitu,” kata Amin. Padahal, ketika diamati oleh wartawan, entah tanda apa yang dimaksudkan oleh Amin karena tidak ada Police Line ataupun tanda apa-apa disitu, bahkan wartawan Mimbar Rakyat Marlan Lahallo baru masuk ke ruangan itu ketika Kanit Reskrim Aiptu Anthon ngotot untuk wartawan menghapus foto itu.

Tak hanya wartawan yang dibentak dan dimarahi oleh keduanya, tetapi Amin pun turut membentak dan marah-marah kepada sejumlah anak buahnya di luar ruangan itu karena membiarkan wartawan mengambil foto.

“Piket!!! Kenapa kalian biarkan wartawan masuk. Kami sementara olah TKP,” teriak Amin kepada sejumlah anak buahnya. Dimana atas teriakan itu, dua personil polisi pun langsung berjaga-jaga di depan pintu ruang kerja Bendahara itu dan menutup pintu tersebut.

Dengan kondisi itu, kedua wartawan pun meninggalkan lokasi TKP pada pukul 11.45 WIT dan kembali ke rumah. Tetapi ketika sampai di rumah, Kapolsek malah menelpon wartawan yang tadi dimarahi. Tetapi wartawan tidak meresponinya. Tak hanya Kapolsek, dua anak buahnya pun diarahkan untuk menelpon wartawan, tapi wartawan juga tak meresponinya.

Tetapi yang lebih Anehnya lagi, tak lama kemudian, Kapolsek pun mengirim pesan singkat kepada wartawan Siwalima Elvis Lahallo untuk segera menemuinya di gudang guna memberikan info kepada dirinya terkait kejadian pembobolan kantor wakil rakyat itu.

“Temui saya di gudang. Saya butuh sedikit info,” katanya.

Terkait pesan singkat itu, wartawan yang hendak membalas pesan singkat Kapolsek pun langsung didatangi oleh Kanit Intel Polsek Namrole Gustam Mahulette untuk menanyakan dari mana wartawan mengetahui informasi adanya kejadian di DPRD itu.

Wartawan Siwalima, Elvis Lahallo pun mengakui mendapatkan informasi itu dari status Facebook salah satu kontraktor bernama Haryanto Telessy yang tinggal tak jauh dari TKP dan kemudian wartawan pun langsung mengkonfirmasinya kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) Hadi Longa yang kemudian membenarkan dan menceritakan kronologis kejadian itu.

Setelah mendengar penjelasan wartawan, sang Kanit Intel pun langsung pamit pergi.

Tapi, sebelum Kanit Intel pamit pergi tersebut, Kapolsek Namrole AKP Amin pun mengirimkan pesan via WhatsApp yang membenarkan bahwa pihaknya sementara melakukan olah TKP sambil menanyakan kepada wartawan dari mana wartawan mendapatkan informasi itu.
“Iya. Skarang masih olah TKP. Tapi ngomong-ngomong bos (wartawan-red) dapat info dari siapa,” kata Amin.

Sebelumnya, Sekwan Bursel Hadi Longa yang dikonfirmasi via telepon selulernya, Minggu (23/7) siang membenarkan insiden itu.

“Iya betul, DPRD Bursel dibobol maling tadi,” kata Longa kepada wartawan via telepon selulernya.
Longa mengaku baru mengetahui insiden itu setelah diberitahu oleh stafnya Nurhoda Angkotasan pada pukul 04.00 WIT bahwa ada kejadian pembobolan kantor Sekretariat DPRD oleh OTK.

Atas kejadian itu, Satpam yang berjaga di kantor tersebut kemudian melaporkannya ke Mapolres Namrole. Atas laporan itu, polisi pun langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama dirinya pukul 04.30 WIT dan melakukan pemeriksaan dan ternyata telah terjadi pengrusakan pitu ruang rapat koordinasi dan masuk melalui ruang kerja Ketua DPRD Arkilaus Solissa.

Setelah itu, mereka pun merusak ruangan Sekwan dan berlanjut ke ruang kerja Bendahara Sekretariat Dewan (Sekwan) Mahyudin Soamole dan OTK pun membawa kabur uang sebanyak Rp. 80 juta sesuai keterangan Bendahara Setwan kepada dirinya.

“Brangkas juga dapat dibobol dan mengakibatkan raibnya dana Sekretariat DPRD sebanyak Rp. 80 juta sesuai keterangan Bendahara dan mesin rekam CCTV juga raib dibawa,” ungkap Longa.
Longa pun mengaku, ketika tiba di TKP, Kapolres Namrole AKP Amin yang didampingi Kanit Reskrim Aiptu Anthon dan sejumlah personilnya langsung melakukan olah TKP tanpa memasang police line.

“Polisi sudah turun di TKP. Untuk sementara barang bukti brangkas sementara diamankan di Kantor. Tapi polisi belum pasang police line,” ucapnya.

Longa berharap polisi dapat mengungkap para pelaku aksi maling di kantornya ini dan dijerat sesuai hukum yang belaku. Apalagi, kantor para wakil rakyat itu sudah menjadi langganan aksi para maling.

“Iya saya berharap semoga bisa diketahui dan bisa terungkaplah. Sebab ini bukan yang pertama kali,” pungkasnya.

Sementara itu, Bendahara Setwan Mahyudin Soamole yang ditemui di Kantor DPRD Bursel pun mengakui bahwa akibat insiden itu dana sekitar Rp. 80 juta raih dibawah kabur oleh OTK.


“Iya sekitar Rp. 80 juta yang dibawa kabur oleh OTK,” kata Soamole kepada wartawan sambil menunjukkan kerusakan yang terjadi pada ruangan Sekwan maupun ruangan kerjanya. (SBS-Tim)



Bagi Berita Ini

About SUARA BURU SELATAN

Suara Buru Selatan adalah Admin yang mengelolah Artikel dan Berita di website www.SuaraBuruSelatan.com. Website ini Menyajikan beragam Berita. Objek pemberitaan meliputi Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan. Tank's sudah berkunjung ke Website kami. Hubungi kami di E_mail : Su4rabursel@gmail.com No. Hp 08121443461 Regard's, SBS
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply

Mohon berkomentar dengan attitude yang baik...
Dilarang menggunakan Anonymous !!!