Select Menu

Berita Utama

Pemerintahan

Sosial

News Politik

News Hukrim

News Buru Selatan

Kabupaten Buru

News Pariwisata

» » » » » Jelang MTQ, Ternak Berkeliaran di Namrole Siap Ditembak Mati
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Namrole, SB
Menjelang pelaksanaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Maluku di Namrole, maka Pemerintah Kabupaten Buru Selatan (Bursel) akan bersikap tegas terhadap para pemilik ternak di Kota Namrole yang selalu membiarkan ternaknya berkeliaran secara bebas dan tak dikandangkan.

Sikap tegas yang akan ditempuh ialah melakukan proses tembak mati di tempat bagi setiap ternak yang didapati berkeliaran.

Hal itu diungkapkan Kepala Satpol PP dan Pemadan Kebakaran Kabupaten Bursel, Asnawy Gay kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (26/01).

“Sesuai instruksi baru Pemerintah Daerah, maka akan dilakukan tembak mati di tempat supaya jangan biking for masalah. Sebab, sama saja kalau kita tangkap dan lepas, tapi tidak ada kesadaran dari masyarakat pemilik ternak,” kata Gay.

Terkait langkah tegas yang akan diambil itu, maka belum lama ini Pemerintah Daerah telah melakukan rapat bersama dengan para pemilik ternak di Kecamatan Namrole yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Namrole sekaligus mensosialisasikan langkah yang akan ditempuh itu.

“Sudah sosialisasi ketika melakukan rapat dengan masyarakat di kantor Camat Namrole belum lama ini,” ujarnya.

Walau akan melakukan langkah tembak mati terhadap ternak-ternak milik masyarakat, Gay tak bisa menjelaskan apa dasar hukum yang akan dijadikan pedoman dalam melakukan langkah tembak mati itu.

“Nah itu yang seperti yang disampaikan, itukan saya pikir-pikir demikian. Sebab, kalau tembak mati di tempat inikan juga harus punya dasar, sebab kalau tidak punya dasar juga kan berbahaya,” ucapnya.

Namun, lanjutnya, langkah itu akan tetap di tempuh dalam waktu dekat, jika masih saja ada masyarakat yang tak taat terhadap instruksi yang sudah disampaikan oleh pemerintah daerah tersebut.

“Tingkat kesadaran masyarakkat disini dia terbatas. Makanya kami tidak lakukan pengumuman lagi, tetapi kami langsung mendatangi para peternak itu. Sebab, kalau kami pengumuman, alasannya mereka tidak dengar dan tidak tahu. Jadi, sekarang kami sudah langsung, door to door kan kepada para pemilik ternak sehingga diharapkan mereka bisa taat dan tak membiarkan ternak mereka berkeliaran secara bebas,” paparnya.

Apalagi, lanjut Gay, belakangan ini, ternak-ternak milik masyarakat tak hanya berkeliaran di pemukimanan masyarakat di Kota Namrole, tetapi di perkantoran, termasuk di Kantor Bupati pun tmasih kedapatan ternak-ternak jenis kambing yang dibiarkan berkeliaran bebas oleh pemiliknya.

“Di dalam Kantor Bupati juga ada kambing yang berkeliaran,” tuturnya. (SBS-02)



Bagi Berita Ini

About SUARA BURU SELATAN

Suara Buru Selatan adalah Admin yang mengelolah Artikel dan Berita di website www.SuaraBuruSelatan.com. Website ini Menyajikan beragam Berita. Objek pemberitaan meliputi Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan. Tank's sudah berkunjung ke Website kami. Hubungi kami di E_mail : Su4rabursel@gmail.com No. Hp 08121443461 Regard's, SBS
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments

Leave a Reply

Mohon berkomentar dengan attitude yang baik...