Select Menu

Berita Utama

Pemerintahan

Info Kota Ambon

News Politik

News Hukrim

Berita Kabupaten Buru

Kabupaten Buru Selatan

News Pariwisata


Namrole, SBS
Sebagai bentuk rasa toleransi beragama dan kepeduliannya terhadap masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Adha Tahun 2019/1440 H, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Sami Latbual menyerahkan hewan kurban berupa 1 ekor Sapi kepada masyarakat Desa Masawoi, Kecamatan Ambalau, Kabupaten Bursel, Minggu (11/08).

Penyerahan hewan Kurban itu dilakukan secara simbolis oleh Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ambalau, Abu Tukmuly kepada Pengurus Mesjid Wasawoi.

“Saya yang menyerahkan hewan kurban sumbangan dari Bapak Sami Latbual kepada Penghulu Mesjid Desa Masawoi hari ini,” kata Abu via telepon selulernya, Minggu (11/08).

Menurut Abu, sebelum proses penyerahan hewan kurban berupa 1 ekor Sapi itu, pihaknya telah terlebih dahulu berkoordinasi dengan para Tokoh Adat maupun Penghulu Mesjid desa setempat, mengingat dalam beberapa puluh tahun terakhir tidak ada sumbangan hewan kurban lain, selain hewan kurban yang disumbangkan secara gotong royong oleh seluruh masyarakat Desa Masawoi yang ingin beramal.

“Awalnya saya sudah koordinasi dengan para Tokoh Adat dan Penghulu Mesjid. Inikan Bapak Sami punya, sebab selama ini baru pernah ada sumbangan hewan kurban sejak beberapa puluh tahun dan mereka sangat merespon baik,” jelasnya.

Lanjutnya, sesuai tradisi di Desa Masawoi, maka hewan kurban hasil gotong royong masyarakat yang ingin beramal itu akan di potong dan dibagikan kepada selurh masyarakat Desa Masawoi, termasuk fakir miskin maupun para janda semuanya.

Dimana, kali ini selueruh masyarakat Desa Masawoiyang ingin beramal telah bergotong royong membeli 1 ekor Kambing untuk dibagikan kepada seluruh masyarakat Desa Masaowi.

Sehingga, lanjutnya lagi, sumbangan hewan kurban dari kader PDI Perjuangan ini pun akan di potong dan dibagikan kepada seluruh masyarakat di Desa itu.

“Ini bagian dari kontribusi kader PDI Perjuangan bagi masyarakat dalam perayaan hari Raya Kurban yang nantinya akan dibagikan kepada seluruh masyarakat Desa Masawoi, termasuk fakir miskin dan para janda,” tandasnya.. (SBS/01)
- - - - - - - - -

Namrole, SBS 
Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Bahtiar La Galeb dan Sami Latbual menghebohkan Buru Selatan (Bursel) dimana kehebohan terjadi saat keduanya melakukan penyerahan berkas pendaftaran di Partai NasDem, PAN dan PKB, Senin (21/10).

Bagaimana tidak, pasangan yang terkenal dengan jargon BISA ini memilih berjalan kaki kurang lebih 5 kilo meter bersama 500 pendukungnya fanatiknya sebelum menyerahkan berkas di ketiga partai itu.

Sbelum mendaftar, Sami Latbual keluar terlebih dahulu dari rumah Nurlatu (Meme Lahi atau keluarga dari Mama) di Desa Kamlanglale dan kemudian diiringi oleh ratusan pendukungnya yang juga berasal dari Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Pengurus Ranting PDI Perjuangan dari sejumlah Kecamatan, yakni Ambalau, Waesama, Namrole, Fena Fafan dan Kepala Madan maupun masyarakat umum berjalan dengan puluhan kendaraan roda empat maupun roda dua menuju ke kediaman Bachtiar La Galeb di Desa Elfule.
Selanjutnya, dengan didampingi oleh ratusan pendukung keduanya yang berjalan kaki bersama maupun mengenderai kendaraan roda dua dan roda empat, BISA kemudian berjalan kaki menuju Sekretariat Tim Penjaringan DPD Partai NasDem yang berada di Desa Waenono.

Sesampainya di rumah Restorasi itu, BISA dan ratusan pendukungnya langsung disambut penuh kekeluargaan oleh Ketua DPD Partai Nasdem yang juga Ketua Sementara DPRD Kabupaten Bursel Muhajir Bahta, Sekretaris DPD Partai Nasdem Ridwan Nurdin, Ketua Tim Penjaringan DPD Partai Nasdem Safi Onoly, Sekretaris Tim Penjaringan Balitman Latbual dan puluhan fungsionaris serta Tim Penjaringan DPD Partai NasDem.

Di hadapan semuanya, pasangan BISA mengaku dari lubuk hati yang paling dalam sangat berharap bisa nantinya mengantongi rekomendasi Partai besutan Surya Paloh itu untuk sama-sama bergandengan tangan dalam misi mulia mensejahterakan seluruh rakyat Bursel kedepan.

“Saya secara jujur, memang di hati kecil, lubuk yang paling dalam itu, demi Allah saya ingin partai ini bisa sama-sama,” kata Bachtiar.

Terlebih lagi, pasangan BISA telah lama bekerja sama dengan kader-kader Partai Nasdem selama ini di Kabupaten Bursel sehingga Partai NasDem pun tahu betul tentang komitmen pasangan BISA dalam memperjuangkan kepentingan rakyat Bursel yang menjadi tujuan utama perubahan yang harus diwujudkan di daerah ini.

“Ternyata satu hakekat dari tujuan perubahan itu ada di partai ini. Jadi, kalau kita mau perubahan, berarti harus sama-sama dengan partai ini,” ungkapnya.

Ia mengaku berkomitmen untuk menjadikan Partai Nasdem sebagai mitra yang baik dalam membangun Kabupaten tercinta ini kedepannya.

“Komitmen kami, kalau pada waktu-waktu terdahulu ada calon Bupati dan Wakil Bupati yang menjadikan partai ini sebagai jembatan, ya ketika lewat ya sudah lewat. Tetapi buat kami partai adalah kendaraan, sehingga ketika mau kemana-mana, kami akan bersama-sama dengan partai itu,” ucapnya.

Sementara itu, Sami Latbual mengaku memilikI banyak hubungan kerja sama dengan kader-kader terbaik Partai Nasdem dalam memperjuangkan kepentingan rakyat Bursel, baik selama masih menjadi aktivis hingga menjadi wakil rakyat Kabupaten Bursel.

“Banyak hal telah kita lakukan dan teman-teman sama-sama tahu komitmen kita. Hari ini Bursel dengan 81 Desa dan 6 desa persiapan di enam kecamatan. Dari ujung Waetawa sampai di Waehotong, dari ujung Lumoy sampai ujung Batu Karang, Trukat. Biar dengan kurang-kurang, rakyat Bursel sudah tahu. Jangan bilang kami punya lebih, kita pung kurang rakyat sudah tahu karena setiap saat kita selalu bersama,” kata Sami.

Hari ini kami ada di Nasdem, tambah Sami, dengan semangat perjuangan kami dari rumah Restorasi ini, kami sangat yakin bahwa teman-teman di Nasdem sangat tahu komitmen semua kita yang berproses hari ini.

“Semua orang berproses hari ini sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati adalah kita yang ada di legislatif dan eksekutif dengan seluruh komitmen kita dengan partai-partai politik,” ucapnya.

Sedangkan Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Bursel Muhajir Bahta mengaku sangat mengenal pasangan BISA yang selama ini selalu berkomitmen dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di daerah tercinta ini tanpa kompromi.

“Kami kenal betul Pak Sami dan Pak Bahtiar, kalau bicara kepentingan rakyat, mereka tidak pernah berkompromi,” kata Muhajir.

Dikatakannya, perubahan itu identik dengan anak muda sehingga dengan hadirnya pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dari orang muda ini memberikan angin segar bagi perubahan Bursel kedepan.

Ia pun menegaskan bahwa kali ini partainya tidak ingin lagi untuk memberikan rekomendasi kepada oknum-oknum yang salah.

“Kita akan berusaha sekuat tenaga untuk mempengaruhi DPW dan DPP untuk tidak lagi memilih kucing dalam karung. Untuk tidak lagi bermain-main dengan janjinya. Tetapi dengan sekuat tenaga yang ada pada kami di Kabupaten, kami akan menyampaikan fakta-fakta yang ada di Bursel ini, baik itu fakta terkait dengan calon-calon Bupati maupun fakta-fakta yang terjadi dalam seluruh dimensi pembangunan yang ada di Bursel ini. Karena kami membutuhkan calon pemimpin terbaik yang akan lahir pada saat Pilkada nanti. Sebab sangat berdosa jika Nasdem tidak bisa menghadirkan pemimpin terbaik yang akan menakhodai Bursel kedepan,” ucapnya.

Daftar di PAN
Setelah selesai mengembalikan berkas pendaftaran di  Partai Nasdem, pasangan BISA dan ratusan pendukungnya kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Sekretariat Tim Penjaringan DPD PAN Kabupaten Bursel yang berada di di Desa Labuang, setelah terlebih dahulu melewati Desa Kamlanglale.

Setibanya di Sekretariat DPD PAN Kabupaten Bursel, pasangan BISA langsung disambut sangat luar biasa oleh Ketua Tim Penjaringan DPD PAN Kabupaten Bursel Ibrahim Solissa dan Sekrearis Tim Penjaringan Ujianudin Temarwut serta sejumlah fungsionar maupun Tim Penjaringan DPD PAN Kabupaten Bursel lainnya.

Ketua Tim Penjaringan, Ibrahim Solissa mengaku sangat bangga dengan pasangan BISA yang memang terlihat sangat mesra ketimbang calon-calon lainnya yang kurang mesra maupun belum memiliki pasangan.

“Sampai hari ini, pasangan BISA ini adalah pasangan pertama yang lengkap dan paling mesra,” kata Ibrahim.

Ia pun berterima kasih kepada pasangan BISA yang mau mendaftar dan mengembalikan berkas pendaftaran di PAN.

“Kami berterima kasih kepada pasangan BISA yang telah membuang langkah untuk datang ke rumah PAN ini,” ucapnya.

Sementara itu, Bachtiar mengaku bersyukur karena kehendak Allah dan restu leluhur, pasangan BISA datang ke rumah PAN untuk mendaftar sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati

“Ini semua karena Allah SWT dan restu leluhur bagi kami sehingga berkas kami bisa diterima oleh Tim Penjaringan saat ini,” ucapnya singkat.

Sedangkan Sami pada kesempatan itu mengaku telah membangun komitmen politik yang kuat untuk berpasangan dengan Bachtiar La Galeb demi kepentingan seluruh rakyat Bursel kedepan sehingga PAN tidak akan rugi bila memberikan rekomendasi kepada putra-putra terbaik Bursel yang selalu memegang teguh komitmen.

“Kami ada di rumah PAN ini bagian komitmen kami berdua untuk memngambil keputusan politik berpasangan sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati. Bentuk atensi yang disampaikan oleh Pak Ketua Tim Penjaringan tadi, kalau kami adalah pasangan pertama, lengkap dan mesra. Oleh karena itu, kalau ada yang bermesraan dan lengkap, kenapa rekomendasi harus diberikan kepada yang masih sendiri,” ucapnya.

Komitmen kami bersama PAN, tambah Sami, kalau PAN berikan rekomendasi kepada kami, kami adalah orang yang komitmen dan jangan ragukan komitmen kami.

Daftar di PKB
Usai dari PAN, Pasangan BISA dan ratusan pendukungnya kemudian berjalan kaki menuju Sekretariat Tim Penjaringan DPC PKB Kabupaten Bursel yang juga berada di Desa Labuang.

Ketika tiba di Sekretariat DPC PKB Kabupaten Bursel, pasangan BISA pun langsung disambut oleh Ketua Tim Penjaringan Abd Rahim Latuconsina, Sekretaris Tim Penjaringan Taufik Hidayat Tuanaya, Ketua DPC PKB Kabupaten Bursel Arwa Waris dan sejumlah fungsionaris maupun Tim Penjaringan DPC PKB Kabupaten Bursel.

Bachtiar ketika menyerahkan berkas pendaftaran ke Ketua Penjaringan DPC PKB Kabupaten Bursel berharap bisa mendapat Rekomendasi PKB untuk sama-sama mewujudkan pemerintahan di Bursel kedepan yang lebih baik.

“Mudah-mudahan denga izin Allah dan leluhur negeri ini kita bisa bersama-sama dengan PKB dalam perjuangan untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati untuk periode selanjutnya,” ucapnya.

Sementara Ketua Tim Penjaringan DPC PKB Kabupaten Bursel Abd Rahman Latuconsina ketika menerima berkas tersebut berjanji akan menindak lanjutinya hingga ke DPW dan DPP PKB.

“Berkasnya kami terima dan akan kami lanjutkan ke DPW dan DPP,” kata pria yang akrab disapa Alan itu.

Setelah usai mendaftar di PKB tersebut, pasangan BISA pun kemudian kembali berjalan kaki menuju kediaman Bachtiar di Desa Elfule dan selanjutnya sebagian pendukung BISA kembali ke kediaman Sami dan kemudian pulang ke kediaman masing-masing. (SBS-Tim)
- - - - - -

Jakarta, SBS 
Setelah beberapa waktu lalu sempat menggemparkan warga pulau buru sengan mengaku sebagai raja pulau Buru, dan sempat dilaporkan Raja Lisela, Aziz Hentihu SE dan Raja Kayeli, Fandi Wael SSTP ke Polres Pulau Buru, terkait tersebut, kini Prof. Dr. Irwannur Latubual diamankan di Polda Metro Jaya kerena ketahuan membawa senjata tajam berupa dua buah parang di dalam mobilnya.

Bukan hanya itu, Latbual diamankan pihak kepolisian setelah kendaraan jenis Nissan Terra bernopol B 1 RI miliknya ketahuan berisi plat nomor palsu B 1442 KJM.

Selain Irwannul polisi juga mengamankan HS (36) yang diketahui sebagai sopir Irwanul.
Informasi yang dihimpun media ini, Minggu (20/10/) menyebutkan, polisi mengamankan pemilik, pengemudi serta mobil yang terparkir di Hotel Raffles, Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan (Jaksel), ke Mapolda Metro Jaya.
“Saat ini kendaraan, pengemudi, dan pemilik kendaraan serta sajam diamankan di Polda Metro Jaya,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono seperti dikutip detikcom, Minggu (20/10).
Kabid Humas Polda Metro Jaya menuturkan, dua buah senjata tajam yang ditemukan berada di bagasi mobil milik Irwannur dan saat ini Irwanur dan sopirnya serta mobilnya dibawa untuk diperiksa secara mendalam oleh penyidik.
“Diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Argo.

Diketahui, mobil Nissan Terra milik Iwannur ditemukan terparkir di Hotel Raffles yang menjadi tempat menginap sejumlah tamu negara yang berkunjung dalam rangka menghadiri pelantikan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya, Ma’ruf Amin.

Mobil tersebut ditemukan terparkir di lobi hotel sekitar pukul 09.20 WIB. Mobil tersebut terparkir sejak Sabtu (19/10) malam, tepatnya pukul 23.00 WIB.

Di dalam kendaraan Nissan Terra warna putih itu juga terdapat atribut ormas ‘Barata Yudha’. Sebelum diamankan polisi harus bersusah payah  membangunkan Irwanul yang menginap di Hotel Rafles.
Irwanur yang sesuai data KTP diketahui berprofesi sebagai PNS dengan tempat tanggal lahir Oki Baru,15 Oktober 1980. Sesuai identitas yang diperoleh,  Irwanur  merupakan warga yang menetap Jl Raya Kp Setu no.43 RT 014/002 Kel. Bintara Jaya Bekasi Barat.

Selain mengamankan dua sajam, di mobil milik Irwanur juga ditemukan pin anggota PKRI, kartu anggota PKRI a.n Haryono Sangaji, dan undangan pelantikan Presiden dan Wapres RI a.n Marsekal Madya TNI Purn Trisno Hendradi.
Polisi juga menemukan no plat palsu B 1442 KJM di mobil Irwannur yang terparkir. (SBS/12/10)
- - - - - -

Namroile, SBS
Jawali Laitupa turut mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Tim Penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati DPD Partai Nasdem Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Sabtu (19/10).

“Di hari ke enam tepatnya hari Sabtu hari ini ada satu Calon Bupati yang mendaftar dan ambil formulir yaitu Haji Jawali Laitupa yang diwakili oleh Mohtar Laitupa dan Umar Polpoke,” kata Ketua Tim Penjaringan DPD Partai NasDem Kabupaten Bursel Safi Onoly kepada wartawan di Namrole, Sabtu (19/10).

Lanjutnya, saat ini Calon Bupati dan Wakil Bupati yang telah mengembil formulir dan terdaftar di Partai Nasdem Kabupaten Bursel mencapai 25 orang.

“Dengan mendaftarnya Haji Jawali Laitupa pada hari ini, maka jumlah pendaftar di Partai NasDem sebanyak 25 Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah,” jelasnya.

Sehari sebelumnya, , Jumat (18/10), Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Ridwan Nurdin akhirnya turut mengambil formulir pendaftaran Calon Bupati di Sekretariat Tim Penjaringan DPD Partai NasDem Kabupaten Bursel.

"Di hari kelima ini ada 1 orang Calon Bupati yang mendaftar dan pengambilan formulir yaitu Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Bursel Ridwan Nurdin sebagai Calon Bupati yang diwakili oleh Ketua DPC Kecamatan Kepala Madan Taleb Sibualamo dan Nurdin Pune," kata Ketua Tim Penjaringan DPD Partai NasDem Kabupaten Bursel Safi Onoly kepada wartawan di Namrole, Jumat (18/10).

Itu berarti sudah ada 24 orang Calon Bupati dan Wakil Bupati yang telah mengambil formulir, selain ada pula yang telah mengkonfirmasi akan pula mengambil formulir pendaftaran.

"La Hamidi belum mendaftar dan mengambil formulir. Sedangkan tadi perwakilan Jawali Laitupa datang ke Sekretariat DPD Partai NasDem pukul 18.24 WIT untuk mengkonfirmasi tentang rencana besok hari, Sabtu mereka mendaftar dan mengambil formulir," terang Safi.

Sebelumnya diberitakan, hingga, Kamis (17/10) sudah tercatat 23 calkada yang mengambil formulir di Partai NasDem.

Sebagaimana disampaikan Ketua Tim Penjaringan Partai Nasdem Bursel Safi Onoly, Kamis (17/10) ada dua Calkada yang telah mengambil formulir di Partai NasDem.

“Hingga hari ini kamis, 17 Oktober 2019 ada dua Calon yang mendaftar yaitu Nikolas Nurlatu sebagai Calon Wakil Bupati yang diwakili oleh Gabriel Sinyo Ete dan Mantan Kapolsek Kecamatan Ambalau Musa Souwakil sebagai Calon Bupati yang diwakili oleh Usman Namkatu,” ujar Safi melalui pesan Whatsappnya, Kamis (17/10.

Sehingga, lanjutnya, yang telah mendaftar dan mengambil formulir di partai besutan Surya Paloh ini sudah berjumlah 23 orang Calkada.

Dirinya membeberkan dari hasil konfirmasi masih ada Calkada yang akan mendaftar di hari-hari selanjutnya.

“Sedangkan yang sudah mengkonfitmasi ke kami untuk mendaftar lagi yaitu Sekretaris DPD Partai NasDem Bursel dan juga sebagai Ketua Fraksi DPRD Bursel Periode 2019-2024 Ridwan Nurdin dan La Hamidi yang juga kader partai PAN," kata Safi.

Sebelumnya, untuk Partai NasDem, pada Rabu (16/10) tercatat sudah ada 21 Calkada yang datang mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Tim Penjaringan DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Bursel.

Dimana, untuk hari ketiga, Rabu (16/10) sebanyak 5 orang Calkada yang datang mengambil formulir pendaftaran, yakni Abdurahman Soulisa sebagai Calon Bupati yang diwakili oleh Timnya Abd Kadir Waliulu, Idrus Waly sebagai Calon Bupati yang diwakili oleh Timnya Basri Tomia dan Sahlan Tomia sebagai Calon Bupati yang diwakili Timnya Jaharudin T Jaimiri.

Sedangkan, Julianus Seleky selaku Calon Wakil Bupati diwakili oleh Timnya Charles Kolohuwey dan Sedek Bahta diwakili oleh Timnya Syahril M. Seknum.

Sementara itu di hari kedua penjaringan di DPD Partai Nasdem Bursel, Selasa (15/10) terjadi penambahan sebanyak tiga orang Calon Bupati yang mengambil formulir pendaftaran, yakni Safitri Malik Soulisa yang diwakili oleh Sofyan Solissa sebagai timnya.

Selain itu, Calon Bupati Muhammad Mukaddar yang yang diwakili Amir Umasugi serta Calon Bupati Zainuddin Booy yang mengutus Sunardi Gura Mamulaty.

Sedangkan, pada hari pertama penjaringan, tercatat sebanyak 13 orang Calkada yang mengambil formulir pendaftaram, yakni pasangan bachtiar La Galeb (Calon Bupati) dan Sami Latbual (Calon Wakil Bupati) alias BISA diwakili oleh M. Nasir Huath  dan Muhammad Ichan Laisouw.

Sedangkan, pasangan Elisa F Lesnussa (Calon Bupati) dan Muhammad Nasir Solissa (Calon Wakil Bupati) pun turut mengambil formulir. Dimana, untuk Elisa diwakili oleh Hamis Wailung dan Nasir diwakili oleh Alberth Polnaya.

Selanjutnya pasangan M. Amir Faisal Souwakil (Calon Bupati) dan Saul Tasane (Calon Wakil Bupati) alias SOLTAN. Keduanya datang sendiri mengambil formulir pendaftaran dengan didampingi beberapa pendukungnya.

Selain itu, pasangan Syahroel E Pawa (Calon Bupati) dan Alfons Lesnussa (Calon Wakil Bupati) alias SAH ALE diwakili oleh Syukur Ngedihu.

Kemudian, Calon Bupati Masrudin Solissa diwakili oleh Muhlis Mahtelu. Sementara itu, Calon Wakil Bupati Yohanis Lesnussa diwakili oleh Tresye Seleky.

Sementara Calon Wakil Bupati Frans Nicolas T Kuara terlihat datang sendiri mengambil formulir. Sedangkan Calon Bupati Hadji Ali diwakili oleh H Rahman dan Calon Bupati AM Laitupa diwakili oleh Nahwan Souwakil.

Tak hanya itu, dirinya pun mengakui bahwa salah satu Bakal Calon, La Hamidi pun telah mengkonfirmasi kepada dirinya untuk akan turut mengambil formulir pendaftaran di Partai Nasdem.
“La Hamidi belum ambil formulir, tapi beliau telepon saya untuk mau mendaftar dan ambil formulir di Nasdem setelah kembali dari Makassar atau nanti beliau memandatkan timnya untuk mendaftar dan ambil formulir,” jelas Safi. (SBS/02)

- - - - - - - -

Namrole, SBS 
Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani) Tingkat Kabupaten Buru Selatan (Bursel) tahun 2019 yang berlangsung, Sabtu (19/10) di Desa Masnana, Kecamatan Namrole, Kabupaten setempat diikuti oleh 205 peserta yang berasal dari Rukun St Antonius, Rukun Sta Theresia Leksula, Rukun St Petrus dan Rukun St Titus,

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Bursel Tagop Sudarsono Soulissa dan Istri, Vikjen Keuskupan Amboina Pastor Bernad Antonia Rahawarin, pastor se-kabupaten Bursel, Pimpinan OPD, Perwakilan TNI/Polri, Pimpinan OKP/ormas dan perwakilan Kantor Agama Kabupaten Bursel, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan tamu undangan lainnya.

Bupati Bursel dalam sambutannya mengatakan, diwaktu pemekaran Kabupaten Bursel, umat Katolik masih kecil dans edikit, tetapi walaupun sedikit namun keberadaan umat Kahtolik sudah membawa warna untuk kabupaten Bursel.

“Meski umat Khatolik waktu pemekaran itu masih sedikit dan hanya ada di Desa Masnana namun dengan dan kehadiran mereka bisa memberi warna dan menjadi lilin di tengah kegelapan. Tanpa umat Khatolik kabupaten ini bukanlah kabupaten Bursel,” kata Tagop.

Bupati berharap, Umat Khatolik dapat mengambil bagian dan berperan dalam aktif dalam setiap pembangunan kedepan.

Dikatakan, untuk tahun 2020, Pemkab Bursel akan melakukan peletakan batu pertama untuk dua gereja pusat yaitu gereja GPM dan dan gereja Khatolik dengan maksud dapat memupuk rasa toleransi antar umat beragama sebagai bentuk kehidupan Kait Wait.

“Gambarnya sudah siap, Tahun depan kita akan melakukan peletakan batu pertama untuk gereja GPM dan Gereja Khatolik. Lokasinya bersebelahan dengan mesjid raya Bursel karena yang saya inginkan Namrole bisa menjadi daerah toleransi agama dan menjadi contoh untuk daerah-daerah lain dan wilayah tempat pembangunan itu nantinya menjadi aktifitas semua umat beragama,” sebutnya.

Dirinya mengapresiasi kegiatan Pesparani dan berharap dengan kegiatan ini bisa melahirkan seorang kader yang baik yang lahir dari aspek pembinaan keumatan.

Lanjutnya, jika pribadi seseorang yang tidak dilahirkan dari aspek pembinaan keumatan, maka bisa dipastikan saat anak itu dewasa  tingkah lakunya akan bertolak dengan kepentingan-kepentingan umat dan mental anak tersebut akan rusak.

“Saat ini banyak yang tidak ke gereja lagi, tapi mereka saat ini lebih mematuhi aturan-aturan yang dibuat pemerintah dan mengabaikan aturan-aturan gereja. Dan saat ini, masalah utama adalah kecemburuan kita sebagai umat. Kita harus menyadari setiap agama adalah berasal dari Tuhan dan kita tinggal mendalaminya saja sehingga pribadi kita bisa terbentuk dan berguna bagi diri kita agama dan bangsa,” ucapnya.

“Pemda Bursel mendukung segala program tentang pengembangan keumatan dan juga pendidikannya.Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kedepan akan melahirkan kader kader terbaik bagi kepentingan umat di bursel maupun di Maluku, Tutupnya.

Sementara itu Vikjen Keuskupan Amboina Bernad Antonia Rahawarin menuturkan pesta Pesparani bukanlah sebuah kegiatan pesta untuk menghaburkan-hamburkan uang, tapi ini sebuah kegiatan untuk melahirkan kader yang membantu sebanyak mungkin orang untuk beriman dalam implemenstai hidup bernegara dan berbangsa.

“Kegiatan Pesparani bukan kegiatan senang-senang, tetapi kegiatan untuk melahirkan banyak kader potensial dalam bidang keagamaan. Kegiatan ini untuk meningkatkan SDM sehingga mereka dapat beguna bagi banyak orang, bangsa dan negara,” kata Rahawarin singkat.

Sedangkan Pastor Paroki St santo Antonius Namrole Peter Paul Ngalngola menceritakan bahwa Kader-kader Pesparani Di Bursel telah banyak menoreh keberhasilan dan telah mengharumkan nama bursel di kanca Pesparani tingkat provinsi.

“Sejak umat khatoli Bursel mengikuti pesparani tingkat provinsi dan waktu itu  di Samlaki dan kontingen bursel berhasil meraih 4 piala. Sedangkan di Dobo kami berhasil meraih 12 piala. Semua itu tidak terlepas dari DUKUNGAN Pemda dan sejumlah pihak di Bursel yang sudah berpartisipasi demi pengembangan umat katolik,” terang Ngalngola.

Sedangkan ketua Panitia kegiatan, Melkior Solissa dalam laporannya menyebutkan kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dengan kategori lomba yakni kategori anak, kategori remaja dan ketegori dewasa campuran.

“Peserta kegiatan ini sebanyak 205 peserta dan mereka akan bertanding pada tiga kategori yaitu Kategori anak dengan lomba bertutur kitab suci, padarasan Mazmur, cerdas cermat rohani anak, dan paduan suara anak. Untuk remaja akan dilombakan baca kitab suci, padarasan Mazmur, dan cerdas cermat rohani remaja. Sedangkan untuk peserta dewasa dilombakan paduan suara dewasa, baca kitab suci dewasa, dan padarasan Mazmur dewasa,” jelas Melkior.

Menutup laporannya, Melkior menjelaskan bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari yakni dari Sabtu tanggal 19 hingga Minggu 20 Oktober 2019.

Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan ditekannya tombol sirenen oleh Bupati, Para Pastor, dan perwakilan Pimpinan TNI/Polri. (SBS/02)
- - - - - - -
Fadli Solissa 

Namrole, SBS 
Ternyata polemik dan saling klaim sebagai pengurus yang sah belum berakhir di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Buru Selatan.

Setelah beberapa waktu lalu PAN versi Ahmadan Loilatu Cs menuding PAN Fadly Solissa Cs ilegal dan membuat kondisi internal partai ini memanasa. Kini giliran Fadly Cs yang menuding PAN Ahmadan Loilatu Cs yang ilegal.

Bahkan, tak hanya menuding ilegal, ternyata Fadly Cs pun telah menyiapkan sejumlah bukti untuk melaporkan Ahmadan Cs ke Mapolres Pulau Buru, Kamis (24/10) mendatang.

Hal itu ditegaskan Ketua DPD PAN Kabupaten Buru Selatan Fadly Solissa yang didampingi Sekretaris DPD PAN Kabupaten Buru Selatan Sudirman Buton kepada wartawan di Namrole, Sabtu (19/10).

“Kita sekarang sudah komunikasi dengan DPW, karena ini penipuan, maka kita akan melakukan langkah-langkah hukum, kita proses hukum,” kata Fadly.

Dirinya merincikan, pihak-pihak yang akan diproses hukum tersebut terdiri dari para pihak yang selama ini memihak ke Ahmadan Cs dan mengklaim diri sebagai pengurus DPD PAN yang sah, termasuk Tim Penjaringan Bupati dan Wakil Bupati dibawa komando Ahmadan Cs.

“Yang dilaporkan ialah Ahmadan Loilatu, Hanafi Mony, Dino Temarwut, Gusti Souwakil dan Ibrahim Solissa dan yang lain-lain juga,” tegasnya.

Bahkan, tak hanya itu, mantan Sekretaris DPW PAN Maluku Peter Tatipikalawan pun terancam terseret dalam laporan yang akan dilayangkan ke Mapolres Pulau Buru itu.

“Termasuk mantan Sekretaris DPW PAN Maluku Peter Tatipikalawan. Karena dia telah mengeluarkan surat ke DPP mengatas namakan dia sebagai Sekretaris DPW, sementara SK pemberhentiannya itu sejak tanggal 31 Juli 2019, sedangkan surat pengajuan yang disampaikan oleh Peter Tatipikalawan adalah tanggal 6 September 2019, jadi bedah 2 bulan. Jadi, kapasitasnya bukan lagi Sekretaris DPW sehingga dia tidak lagi punya kewenangan,” paparnya.

Fadly mengaku kepengurusan dibawa kepemimpinannya bersama Sudirman Buton telah mengantongi Surat Keputusan (SK) dari DPW PAN Provinsi Maluku yang melegitimasi pihaknya sebagai kepengurusan yang sah.

Olehnya itu, dirinya mengaku tidak akan bertanggung jawab dengan proses penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang dilakukan oleh Tim Penjaringan dibawa Ahmadan Loilatu Cs. Terlebih lagi, legalitas Tim Penjaringan tersebut pun diragukan legalitasnya karena La Hamidi selaku Sekretaris yang diklaim pihak Ahmadan Cs pun tak pernah mau menanda tangani keputusan terkait penunjukkan Tim Penjaringan itu.

“Kami sudah mendapatkan legitimasi sesuai SK yang telah dikeluarkan oleh DPW PAN Maluku sehingga kalau ada pihak-pihak yang membuka pendaftaran atas nama DPD PAN Kabupaten Buru Selatan, itu keliru dan ilegal dan saya selaku Ketua DPD tidak akan bertanggung jawab dengan semua proses yang dilakukan oleh Ahmadan Loilatu Cs. Sebab, PAN di Bursel ini tidak ada 2 versi karena hanya 1 versi saja, yakni dibawa kepemimpinan Saya dan Sudirman Buton,” ungkapnya.

Olehnya itu, agar tidak menyesal nantinya, Fadly pun menghimbau kepada para Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan mengembalikan berkas pendaftaran di Tim Penjaringan versi Ahmadan Loilatu yang puncaknya akan berlangsung Senin (21/10) yang merupakan hari terakhir penjaringan dapat segera mengurungkan niatnya karena berkas mereka dipastikan tidak akan pernah sampai ke DPP PAN dan tidak akan mendapatkan rekomendasi.

“Jadi, saya sekedar menghimbau kepada para Calon Bupati dan Wakil Bupati yang saat ini berproses di saudara Ahmadan, jangan berharap berkasnya dibawa sampai ke DPP karena proses tahapannya ialah setelah di DPD selesai melakukan proses penjaringan kemudian dibawa ke DPW untuk kemudian DPW mengeluarkan surat pengantar, kemudian dibawa ke DPP,” urainya.

Sementara, tambahnya, PAN dibawa komando Ahmadan Loilatu tidak punya legalitas karena SK Ahmadan Loilatu sudah dicabut sejak tanggal 22 Januari 2019.

“Dimana, saat itu Ahmadan telah di-Plt-kan dan kemudian DPW mempercayakan Taha Latar sebagai Ketua dan saya sebagai Sekretaris. Kita sudah laksanakan tugas sesuai perintah partai dan DPW melaksanakan Musdalub dan dalam Musdalub saya terpilih sebagai Ketua, saudara Sudirman Buton terpilih sebagai Sekretaris dan saudara sebagai Athe Bendahara DPD. SKnya semua sudah kami kantongi,” cetusnya.

Terkait beredarnya Surat Keputusan Mahkamah PAN yang diklaimsebagai dasar oleh Ahmadan Loilatu bahwa dirinya masih memimpin PAN Buru Selatan, Fadly menuding Keputusan Mahkamah PAN itu bodong.

“Surat Mahkamah Partai itu bisa saya sampaikan sebagai Surat Palsu alias Bodong karena dia tidak melalui proses atau mekanisme partai. Karena Surat Mahkamah Partai itu tidak bisa prosesnya keluar, dia berproses di internal. Jadi, mekanismenya setelah Mahkamah Partai mengeluarkan surat itu disampaikan ke DPP dan DPP menindaklanjuti ke DPW, dia tidak bisa langsung turun ke DPW,” jelasnuya.

Jadi, tambah Fadly, kami menganggab ini sebagai penipuan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu sehingga kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati, jangan sampai anda dikorbankan.

Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Kabupaten Buru Selatan Sudirman Buton di tempat yang sama mengaku bahwa apa yang dilakukan oleh Ahmadan Loilatu Cs itu sudah melanggar hukum dan ketentuan partai sehingga pihaknya akan memberikan sanksi internal partai dan sanksi eksternal partai.

“Untuk sanksi eksternal partai itu kita akan mengambil langkah hukum dengan melaporkan Ahmadan Cs ke pihak Polres dan langkah internal, kami akan memberikan sanksi kepada Ahmadan Cs sesuai dengan Ad/ART,” tegas Sudirman.

Ia menjelaskan bahwa Ketua DPW PAN Provinsi Maluku telag mengkonfirmasi ke Mahkamah PAN terkait keputusan Mahkamah PAN yang diklaim Ahmadan Cs, bamun ternyata surat tersebut diduga bodong.

“Ternyata surat yang beredar di publik itu tidak pernah ada dan terindikasi bodong, bahkan surat itu tidak pernah masuk ke DPW,” tuturnya.

Olehnya itu, pihaknya merasa perlu untuk mengambil langkah hukum dengan mempercayakan Sekretaris DPD PAN Maluku Syukur Kaliky sebagai kuasa hukum DPD PAN Kabupaten Buru Selatan untuk memproses hukum Ahmadan Cs di Mapolres Buru.

“Rencananya hari Kamis, kuasa hukum kami yang juga Sekretaris DPW PAN Maluku akan melaporkan kasus ini ke Polres Buru untuk memproses Ahmadan Cs,” tegasnya. (SBS/01)
- - - - - - - - -
Namrole, SBS 
La Hamidi kembali disetujui oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Buru Selatan.

Persetujuan itu sesuai Siurat Keputusan DPP PAN Nomor : PAN/A/Kpts/KU/SJ/094/VII/2019 tanggal 31 Juli 2019 tentang Penetapan Calon Pimpinan DPRD Kabupaten Bursel dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang ditanda tangani langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Buru Selatan, Fadly Solissa yang didampingi Sekretaris DPD PAN Kabupaten Buru Selatan, Sudirman Buton kepada wartawan di Namrole, Sabtu (19/10).

Dalam Surat Keputusan yang ditunjukkan langsung kepada wartawan itu, DPP PAN memutuskan lima hal, yakni: Pertama, Menyetujui dan menetapkan Sdr. La Hamidi sebagai Calon Pimpinan DPRD Kabupaten Buru Selatan dari PAN;

Kedua, Menginstruksikan kepada DPD PAN Kabupaten Buru Selatan dan Anggota DPRD Kabupaten Buru Selatan dari PAN segera memproses dan memperjuangkan Sdr. La Hamidi sebagai Calon Pimpinan DPRD Kabupaten Buru Selatan dari Fraksi PAN;

Ketiga, Menginstruksikan kepada DPW PAN Provinsi Maluku untuk melakukan monitoring dan supervise proses pelaksanaan penetapan Pimpinan DPRD Kabupaten Buru Selatan dari Fraksi PAN agar prosesnya berjalan secara tertib sesuai peraturan Partai dan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku;

Keempat, Salinan Surat Keputusan ini disampaikan kepada DPW PAN Provinsi Maluku, DPD PAN Kabupaten Buru Selatan dan Sdr. La Hamidi untuk dilaksanakan; dan

Kelima, Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

“Surat keputusan ini dikeluarkan berdasarkan usulkan yang disampaikan oleh Taha Latar sebagai Ketua DPD dan saya sebagai Sekretaris DPD waktu Caretaker. Sekarang, kami melanjutkan saja,” kata Fadly.

Ia berjanji akan menyampaikan Surat Keputusan DPP itu ke DPRD Kabupaten Buru Selatan, Senin (21/10) untuk dapat diproses lebih lanjut.

“Senin, tembusan dan SKnya dibawa ke DPRD untuk kemudian diproses selanjutnya di DPRD. Ya saya harap agar DPRD bisa segera menindaklanjuti itu karena itu perintah keputusan partai,” ujar Fadly.

Dengan adanya surat keputusan ini, Fadly berharap tidak ada lagi pihak-pihak yang mengklaim diri telah direkomendasikan oleh DPP PAN untuk menduduki jabatan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buru Selatan dari PAN.

“Tidak perlu mengklaim lagi, karena tidak mungkin surat rekomendasi ini ada 2. DPP ini bukan Pengurus bodong. Jadi pasti rekomendasi 1 saja dan saya pastikan tidak ada 2 rekomendasi yang dikeluarkan DPP,” tegasnya.

Senada dengan Fadly, Sekretaris DPD PAN Kabupaten Bursel, Sudirman Buton pun menjelaskan bahwa La Hamidi telah final ditetapkan oleh DPP PAN sebagai Calon Pimpinan DPRD Kabupaten Bursel sehingga sebagai structural PAN dibawa pun akan melaksanakan tanggung jawab mengawal proses ini di DPRD hingga La Hamidi dilantik sebagai pimpinan DPRD definitive.

“La Hamidi ditetapkan sebagai Calon Pimpinan DPRD Kabupaten Buru Selatan, yakni Wakil Ketua II. Jadi, dia sudah ditetapkan sesuai SK itu, kemudian kami sebagai DPD itu diinstruksikan untuk wajib mengusulkan 1 nama saja, La Hamidi untuk menjadi Wakil Ketua DPRD di Kabupaten Buru Selatan. Jadi tugas kami mengawal keputusan DPP Partai,” terangnya.

Ia pun mengingatkan kepada oknum-oknum yang selama ini mengklaim telah mengantongi rekomendasi DPP PAN terkait posisi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Buru Selatan untuk tidak lagi berkoar-koar tanpa bukti yang jelas.

“Jadi, tidak ada klaim mengklaim lagi siapa yang akan jadi, sebab sudah jelas La Hamidi yang ditetapkan oleh DPP,” pungkasnya. (SBS/01)
- - - - - - - - -

Namrole, SBS 
Siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Namrole ternyata tidak kalah dengan para siswa SMK lainnya di seluruh Provinsi Maluku.

Buktinya, dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa SMK Tingkat Provinsi Maluku, sebanyak dua orang siswa asal sekolah ini mampu mengukir prestasi dan meraih juara dalam ajang tersebut.

“Kami sangat bangga karena kedua siswa kami bisa mengukir prestasi dalam Lomba Kompetensi SMK Tingkat Provinsi Maluku yang berlangsung di Kota Ambon tanggal 17-18 Oktober 2019,” kata Kepala SMK Namrole Welem Lesnussa kepada wartawan di Namrole, Sabtu (19/10).

Ia menjelaskan, kedua siswanya yang berhasil mengukir prestasi itu terdiri dari Dendis Pary dari Jurusan Multimedia yang berhasil meraih Juara II tingkat Provinsi dalam kegiatan tersebut yang dipusatkan di SMK Negeri 7 Ambon dan Gabriel Lesnussa dari Jurusan Listrik yang berhasil meraih Juara III Tingkat Provinsi yang dipusatkan di SMK Negeri 3 Ambon.

“Pengumuman hasilnya dilakukan di Hotel Imperial In Ambon. Mereka berdua saat ini Kelas XI di SMK Namrole dan merupakan prestasi yang baik,” jelas Lesnussa.
Ia mengaku bahwa ini bukan prestos yang pertama bagi SMK Namrtole, karena pada tahun 2018 lalu, siswa Jurusan Listrik dari SMK Namrole pun berhasil mengukir prestasi.

“Ini yang kedua, tahun 2018 itu dari jurusan listrik, raih juara 3 juga,” ungkapnya.

Lesnussa berharap pada tahun-tahun kedepan anak-anak didiknya akan terus dididik lebih maksimal lagi sehingga akan tetap mampu mengukir prestasi, bahkan ditargetkan bukan hanya dari Jurusan Multimedia dan Listrik semata, tetapi dari Jurusan yang lain pula.

“Iya kami berharap kedepan siswa yang kita kirimkan pun akan mengukiri prestasi. Bahkan, kami berharap nantinya bisa mengirimkan siswa dari jurusan lain juga dan bukan dari Multimedia dan Listrik saja,” tuturnya. (SBS/01)
- - - - - - - -

Ambon, SBS 
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buru Selatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang, Partai Golkar mengeluarkan aturan untuk tidak memungut biaya dari para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati.

Hal itu ditegaskan saat Tim DPD I Partai Golkar Maluku melakukan pertemuan dengan Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Said Assagaff di Makassar kemarin untuk membicarakan perihal kesiapan Partai Golkar menghadapi Pilkada 2020.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (PP) Wil.Buru dan Bursel DPD Partai Golkar Maluku, Fuad Bachmid menegaskan bahwa Perintah Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Said Assagaff kepada dirinya bersama beberapa pengurus agar Pilkada 2020 Partai Golkar tidak boleh memungut satu sen pun uang dari bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan mendaftar.

Hal itu dilakukan agar proses seleksi kepemimpinan di Golkar jelang Pilkada bisa berjalan secara fair dan mampu melahirkan pemimpin yang memiliki visi untuk membangun daerah bukan karena faktor uang semata.

"Pak Bib selaku Ketua DPD sudah perintahkan untuk tidak memungut satu sen pun uang dari para bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, hal ini bertujuan agar proses seleksi kepemimpinan di Golkar bisa memenuhi ekpekstasi masyarakat, ini bertanda bahwa Golkar terbuka bagi putera puteri terbaik yang ingin mengabdi membangun daerah melalui Partai Golkar," ujar Korda Buru-Bursel.

Untuk menindak lanjuti perintah Ketua DPD maka dalam waktu dekat DPD Partai Golkar Maluku akan segera melakukan rapat internal untuk membahas kesiapan tersebut

"Dalam waktu dekat katong akan rapat untuk menindak lanjuti perintah Ketua DPD termasuk menyiapkan persuratan yang akan dikirim ke DPD II di daerah daerah yang akan melaksanakan Pilkada 2020. (SBS/11)

- - - - - - - -
Namrole, SBS 
Bakal Calon Bupati AM Laitupa telah megembalikan berkas pendaftaran dirinya ke DPD PAN Bursel, Jumat (18/10).

Laitupa yang mendaftar sebagai calon Bupati ini begitu optimis dan sangat yakin mengantongi rekomendasi partai tersebut.

Sebelum mendaftar dan mengembalikan berkas bakal calon ke PAN, ia bersama tim dan puluhan simpatisan telah berkumpul di kediamannya semenjak pukul 14.00 WIT dan telah bersiap-siap menuju Sekretariat PAN Bursel.

Laitupa kepada wartawan, mengatakan bahwa sebelumnya dirinya telah mengembalikan berkas pendaftaran ke Partai Perindo serta PDI Perjuangan dan selanjutnya, Jumat (18/10), dirinya bersama tim serta relawan akan mengembalikan berkas di PAN.

“Kalau untuk NasDem, hari Senin depan kami akan kembalikan berkasnya dan hari ini kami akan ke PAN,” ujar Laitupa, di kediamannya di Desa Lektama, Jumat (18/10).

Dikatakan, selain PAN dirinya juga yakin akan mendapatkan rekomendasi dari partai-partai lainnya termasuk partai yang telah Ia daftar, karena menurutnya saat ini semua tahapan dari proses pengambilan berkas pendaftaran calon sampai pengembalian berkas sudah dilaluinya.

“Kita tidak terbatas pada satu partai yang kita daftar untuk mendapat rekomendasinya. Namun semua Partai dan saya berencana untuk mendaftar di Partai Berkarya dan partai-partai lainnya yang memiliki kursi di parlemen Bursel seperti Gerindra, Golkar dan lainnya,” jelas pria yang masih aktif menjabat sebagai Kepala BKPSDM Kabupaten Bursel ini.

Ditanya untuk pasangan wakilnya, Laitupa membeberkan bahwa pasangannya sudah ada, hanya saja saat ini belum dapat dimunculkan karena masih bersifat rahasia dan akan dimunculkan pada waktunya nanti.

“Untuk pasangan Wakil sudah ada tapi belum saya munculkan,  dan pasangan wakil saya berikan kepada partai yang memberikan rekomendasinya kepada saya. Artinya partai yang memberikan rekomendasi, saya memberikan kewenangan kepada partai tersebut untuk menentukan wakil karena partai tersebut pasti memperhitungkan posisi untuk kadernya. Minimal bupati atau wakil harus dari partai tersebut,” jelasnya.
Dikakatan dirinya sangat siap untuk menerima wakil dari partai yang mengusungnya.

“Saya sangat siap untuk menerima wakil dari partai yang mengusung, tapi yang terpenting rekomendasi partai itu untuk mengusung saya sebagai Bupati dan untuk wakilnya adalah kewenangan penuh dari partai pemberi rekomendasi,” tambahnya.

Usai memberi keterangan, dengan didampingi Tim, relawan dan puluhan masa, Laitupa menggunakan mobil Pick uP dengan nomor polisi DE 8094 AD, bergerak dari kediamannya menuju Sekretariat PAN yang ada di Desa Labuang.

Bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran di PAN pada 14 September 2019 lalu itu tiba tepat pukul 16.18 WIT di Sekretarit PAN, dan langsung disambut oleh Ketua Tim Penjaringan DPD PAN Kabupaten Bursel Ibrahim Solissa dan seluruh Tim Penjaringan.

Usai menyerahkan seluruh berkas yang telah diperiksa oleh Sekretaris Tim Penjaringan DPD PAN Kabupaten Bursel Ujianudin Temarwut, ternyata ada beberapa dokumen yang belum lengkap dan akan dilengkapi dikemudian hari.

Sekretaris Penjaringan, dikesempatan itu mengatakan, PAN Bursel tetap berkomitmen akan menutup proses penjaringan sesuai dengan waktu telah ditentukan namun jika ada hal-hal yang belum lengkap di saat pengembalian berkas dapat dilengkapi setelah penutupan pendaftaran.
“Jadi untuk ketahuan bakal calon bahwa Tim penjaringan DPD PAN Bursel tetap pada komitmen dan akan menutup pendaftaran pada tanggal 21 September nanti. Akan tetapi, apabila nanti ada bakal calon yang belum lengkap berkasnya dapat dikomunikasikan ke pihak kami, sebab kami akan menambah waktu khusus untuk melengkapi berkas bakal calon,” kata Temarwut didampingi Ketua Tim Penjaringan DPD PAN Kabupaten Bursel Ibrahim Solissa dan sejumlah tim penjaringan.

Sedangkan Ketua Tim Penjaringan DPD PAN Bursel Ibrahim Solissa pada kesempatan itu mengaku bangga dengan kedatangam AM Laitupa untuk mengembalikan berkas pendaftaran sebagai Calon Bupati di Sekretariat DPD PAN.

"Kami merasa bangga karena sejak dibuka tanggal 14 Oktober baru 2 orang yang mengembalikan berkas, yakni Pak Djawali Laitupa kemarin dan hari ini Pak AM Laitupa" kata Solissa.
Lanjut Solissa, untuk diketahui juga, sebelum Pak Laitupa kembalikan berkas ini, tadi sudah ada Zainuddin Booy yang ambil formulir pendaftaran.

"Jadi sudah ada 21 bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang ambil formulir di PAN dan sampai saat ini baru 2 orang yang mengembalikan berkas pendaftaran," ucapnya.

AM Laitupa bersama tim dan puluhan simpatisannya kemudian meninggalkan Sekretariat PAN tepat pukul 16.45 WIT. (SBS/02)

- - - - - - - - -
Namrole, SBS
Pemerintah Kabupaten Buru selatan (Bursel) berharap agar pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) III Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah IV Maluku-Maluku Utara dapat merumuskan berbagai kebijakan yang mampu mengembangkan gereja ke arah yang lebih baik sesuai dengan visi dan misi gereja.

Demikian diungkapkan Assiten III Bidang Administrasi Umum Setda Bursel Rony Lesnussa saat membacakan sambutan Bupati Bursel Tagop Sudarsono Soulisa di gereja GKII Kamlanglale, desa Kamlanglale kecamatan Namrole, Kabupaten Bursel, Jumat (18/10).
“Harapan pemerintah kepada saudara-saudara sebelum melaksanakan musyawara ini agar tetap berpegang teguh pada visi dan misi Gereja Kemah Injil Indonesia dan kiranya setiap permasalahan yang dihadapi dapat dimusyawarakan secara baik dan dilandasi dengan semangat kebersamaan dan kesatuan persepsi sehingga rapat ini dpaat merumuskan keputusan-keputusan yang bermakna bagi gereja dan jemaat,” kata Lesnussa.

Lesnussa katakan, Raker daerah ke III untuk wilayah IV Maluku-Maluku Utara juga tidak terlepas dari pembahasan tentang evaluasi dan koordinasi berbagai kinerja badan pengurus daerah IV dalam menjalankan berbagai program yang telah ditetapkan selama satu tahun berjalan.

“Semoga keputusan yang nantinya dihasilkan akan berkesinambungan dan memberikan kontribusi yang postif bagi pengembangan organisasi gereja Kema Injil wilayah IV Maluku-Maluku Utara untuk meningkatkan kualitas program kerja melayani sesuai visi dan misi,” harapnya.

Sementara ketua GKII Indonesia Timur I yang diwakili oleh ketua Biro pelayanan anak dan remaja Dr Tri Supartini mengungkapkan bahwa banyak program yag akan dibicarakan dalam Rakerda kali ini dengan tujuan memngembangkan pelayanan Gereja ke depan.

“Salah satunya pengambangan SDM sekolah menengah teologiah di Toraja, sehingga diharapkan kerja sama tiap-tiap daerah untuk mendukung program ini baik itu dukungan doa, dana dan tenaga demi mengembangkan misi ini dengan tujuan memajukan SDM gereja yang berkualitas,” terang Supartini.

Dirinya menghimbau kepada semua anak GKII yang rindu untuk melayani dapat mengembangkan dirinya dalam pelayanan dengan mengikuti studi di Sekolah menenah teologia yang ada di Tanah Toraja.

“Saya menghimbau kepada semua jemaat wilaya Indoneaia Timur yang anak-anaknya ingin mengebangakan diri dan siap melayani tuhan dapat bergabung ke sekolah teologia kami yang ada di Tana Toraja,” tambahnya.

Sedangkan Ketua Daerah GKII Daerah IV Maluku-Maluku utara Pdt Frans Luter menuturkan, bahwa awalnya kegiatan Rakerda ini terancam tidak dapat dilaksanakan karena kondisi Maluku yang sedang dilanda gempa.

“Tapi kami putuskan dalam rapat dan minta Tuhan beri tanda jika Gempa di atas 6 berarti tunda. Namun akhirnya kami mendapatkan tanda agar kegiatan ini dapat terlaksana dan puji Tuhan kegiatan dapat terlaksana dengan baik,” ujar Luter bercerita.

Menurutnya, sebagai warga gereja semua jemaat dituntut untuk bergerak maju supaya gereja sehat dan misi yang menjadi tujuan dan prioritas menjadi kuat dan tercapai.

“Gereja sehat itu harus memberitakan injil, kalau tidak gereja itu tidak sehat. Tujuan dilaksanakan Rakerda ini untuk mlihat sejahu mana program yang di sepakati tahun sebelumnya mana yang terealisasi dan mana yang sudah tidak relevan,” imbuhnya.

“Kalau tidak ada komitmen terkait apa yang kita putuskan berarti misi GKII tidak benar-benar berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Untuk itu mari kita lakukan apa yang sudah dan nanti kita sepakati sehingga gereja dapat berkembang maju dan mencapai apa yang menjadi target organisasi,” tutupnya.

Pembukaan Rakerda ini ditandai dengan pemukulan Gong oleh Perwakilan Pengurus Wilayah I Dr Tri Supartini serta penyematan tanda peserta oleh perwakilan Peserta Raker.

Peserta yang turur terlibat dalam raker ini, yakni perwakilan jemaat GKII Tobelo, GKII seputar kota Ambon, jemaat GKII Pniel Kamlanglale, Perwakilan pos PI GKII kilo meter 5, dan Perwakilan GKII pos Ukalahin. (SBS/02)
- - - - - - -

Namrole, SBS 
Pilkada Kabupaten Buru Selatan semakin hari semakin ramai dengan bertambahnya pasangan Bakal calon kepala daerah (Calkada) yang yang mengambil formulir di Partai NasDem, PAN dan PKB.

Untuk NasDem hingga saat ini, Kamis (17/10) sudah tercatat 23 calkada yang mengambil formulir di partai pemenang Pileg di Kabupaten Bursel tersebut.
Sebagaimana disampikan Ketua tim Penjaringan Partai Nasdem Bursel Safi Onoly, Kamis (17/10) ada dua calkada yang telah mengambil formulir di partai NasDem.

“Hari ini kamis, 17 Oktober 2019 ada dua Calon yang mendaftar yaitu Nikolas Nurlatu sebagai Calon Wakil Bupati diwakili oleh Gabriel Sinyo Ete dan Mantan Kapolsek Kecamatan Ambalau Musa Souwakil sebagai Calon Bupati yang diwakili oleh Usman Namkatu,” ujar Safi melalui pesan Whatsappnya.

Sehingga, lanjutnya, yang telah mendaftar dan mengambil formulir di partai Besutan Surya Paloh ini sudah berjumlah 23 orang Calkada.
Dirinya membeberkan dari hasil konfirmasi masih ada Calkada yang akan mendaftar di hari-hari selanjutnya.

“Sedangkan yang sudah mengkonfirmasi ke kami untuk mendaftar lagi yaitu Sekretaris DPD Partai NasDem Bursel yang juga sebagai Ketua Fraksi DPRD Bursel Periode 2019-2024 Ridwan Nurdin dan La Hamidi yang merupakan Kader partai PAN.

Sebelumnya, untuk Partai NasDem, pada Rabu (16/10) tercatat sudah ada 21 Calkada yang datang mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat Tim Penjaringan DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Bursel.

Dimana, untuk hari ketiga, Rabu (16/10) sebanyak 5 orang Calkada yang datang mengambil formulir pendaftaran, yakni Abdurahman Soulisa sebagai Calon Bupati yang diwakili oleh Timnya Abd Kadir Waliulu, Idrus Waly sebagai Calon Bupati yang diwakili oleh Timnya Basri Tomia dan Sahlan Tomia sebagai Calon Bupati yang diwakili Timnya Jaharudin T Jaimiri.

Sedangkan, Julianus Seleky selaku Calon Wakil Bupati diwakili oleh Timnya Charles Kolohuwey dan Sedek Bahta diwakili oleh Timnya Syahril M. Seknum.

Sementara itu di hari kedua penjaringan di DPD Partai Nasdem Bursel, Selasa (15/10) terjadi penambahan sebanyak tiga orang Calon Bupati yang mengambil formulir pendaftaran, yakni Safitri Malik Soulisa yang diwakili oleh Sofyan Solissa sebagai timnya.

Selain itu, Calon Bupati Muhammad Mukaddar yang yang diwakili Amir Umasugi serta Calon Bupati Zainuddin Booy yang mengutus Sunardi Gura Mamulaty.

Sedangkan, pada hari pertama penjaringan, tercatat sebanyak 13 orang Calkada yang mengambil formulir pendaftaram, yakni pasangan bachtiar La Galeb (Calon Bupati) dan Sami Latbual (Calon Wakil Bupati) alias BISA diwakili oleh M. Nasir Huath  dan Muhammad Ichan Laisouw.

Sedangkan, pasangan Elisa F Lesnussa (Calon Bupati) dan Muhammad Nasir Solissa (Calon Wakil Bupati) pun turut mengambil formulir. Dimana, untuk Elisa diwakili oleh Hamis Wailung dan Nasir diwakili oleh Alberth Polnaya.

Selanjutnya pasangan M. Amir Faisal Souwakil (Calon Bupati) dan Saul Tasane (Calon Wakil Bupati) alias SOLTAN. Keduanya datang sendiri mengambil formulir pendaftaran dengan didampingi beberapa pendukungnya.

Selain itu, pasangan Syahroel E Pawa (Calon Bupati) dan Alfons Lesnussa (Calon Wakil Bupati) alias SAH ALE diwakili oleh Syukur Ngedihu.

Kemudian, Calon Bupati Masrudin Solissa diwakili oleh Muhlis Mahtelu. Sementara itu, Calon Wakil Bupati Yohanis Lesnussa diwakili oleh Tresye Seleky.

Sementara Calon Wakil Bupati Frans Nicolas T Kuara terlihat datang sendiri mengambil formulir. Sedangkan Calon Bupati Hadji Ali diwakili oleh H Rahman dan Calon Bupati AM Laitupa diwakili oleh Nahwan Souwakil.

“Total yang sudah mengambil formulir pendaftaran di Partai Nasdem sampai hari ketiga hari ini sebanyak 21 Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati. Terdiri dari 13 orang Calon Bupati dan 8 orang Calon Wakil Bupati,” kata Ketua Tim Penjaringan DPD Partai Nasdem Kabupaten Bursel, Safi Onoly kepada wartawan di Namrole, Rabu (16/10).

Tak hanya itu, dirinya pun mengakui bahwa salah satu Bakal Calon, La Hamidi pun telah mengkonfirmasi kepada dirinya untuk akan turut mengambil formulir pendaftaran di Partai Nasdem.

“La Hamidi belum ambil formulir, tapi beliau telepon saya untuk mau mendaftar dan ambil formulir di Nasdem setelah kembali dari Makassar atau nanti beliau memandatkan timnya untuk mendaftar dan ambil formulir,” jelas Safi.

Selain La Hamidi, Safi mengaku bahwa belum ada lagi Calkada lain yang mengkonfirmasi dirinya bakal mengambil formulir pendaftaran. Hanya saja, sesuai jadwal, pihaknya akan tetap membuka proses penjaringan, khusus untuk mengambil formulir pendaftaran hingga hari Minggu (20/10) mendatang.
“Belum ada, tapi kami tetap buka pendaftaran sampai hari Minggu,” jelasnya.

Penjaringan di PAN
Partai PAN Bursel pun tak kalah, sebelumnya pada hari ketiga, Rabu (16/10) tercatat sudah ada 18 orang Calkada yang telah mengambil formulir pendaftaran. Kini yang telah mendaftar di hari ke empat ini yakni Nicko Nurlatu sebagai Wakil Bupati.

“Hari ini hanya satu yang mengambil Formulir di PAN yaitu Pak Nicko Nurlatu sebagai Wakil Bupati, sehingga total calkada yang mendaftar di PAN sebanyak 19 orang,” ujar Sekretaris Tim Penjaringan Bursel Ujianudin Temarwut kepada wartawan, Kamis (17/10).

Diketahui sebelumnya, pada hari ketiga kemarin terdapat tiga Calkada yang datang mengambil formulir pendaftaran, yakni Idrus Wally sebagai Calon Bupati yang diwakili oleh Timnya Basri Tomia, Salhan Tomia selaku Calon Bupati yang diwakili Timnya Jaharudin T Jalmir dan Calon Bupati Musa Sowakil yang datang sendiri mengambil formulir pendaftaran.

“Di Hari ketiga ini ada 3 Calkada yang datang mengambil formulir pendaftaran, yakni Idrus Wally, Sahkan Tmia dan Musa Sowakil,” kata Sekretaris Tim Penjaringan DPD PAN Kabupaten Bursel Ujianudin Temarwut kepada wartawan di Sekretariat Tim Penjaringan DPD PAN Kabupaten Bursel, Rabu (16/10).

Selain ketiga Calkada ini, sejumlah Calkada juga sudah mengambil formulir pendafataran di hari pertama dan hari kedua penjaringan.dimana yang datang mengambil formulir pendaftaran di hari kedua terdiri dari Said Lesbassa selaku Calon Bupati yang diwakili oleh Amir Umasugi.

Kemudian ada Calon Bupati Djawali Laitupa yang datang sendiri mengambil formulir pendaftaran.
Sedangkan Calon Bupati Safitri Malik Soulisa diwakili oleh timnya Sofyan Solissa.
Berikutnya Calon Bupati Masrudin Solissa diwakili oleh timnya Said Ahmad Ode. Sedangkan Calon Bupati Sedek Bahta diwakili oleh timnya Yahril M. Seknun.

Sementara di hari pertama penjaringan di PAN, tercatat ada delapan Calkada yang datang mengambil formulir pendaftaran, yakni Bactiar La Galeb sebagai Calon Bupati diwakili oleh Muhammad Ichan Laisouw dan Calon Wakil Bupatinya Sami Latbual diwakili Hamsa Lesbassa.

Kemudian Elisa F Lesnussa selaku Calon Bupati diwakili oleh Max Lesnussa dan Muhammad Nasir Solissa yang kabarnya akan menjadi Calon Wakil Bupati bagi Elisa diwakili oleh Alberth Polnaya.
Selanjutnya, Amir Faisal Souwakil selaku Calon Bupati diwakili oleh Samsul B. Souwakil dan AM Laitupa selaku Calon Bupati diwakili oleh Daud Rumra.

Selain itu, ada juga Abdurahman Soulisa selaku Calon Bupati yang diwakili oleh Bambang Walsulu dan Frans Nicolas F. Kuara selaku Calon Wakil Bupati yang datang sendiri mengambil formulir pendaftaran.

Dari semua Calkada itu, Djawali Laitupa telah mengembalikan berkas pendaftaran ke Sekretariat DPD Tim Penjaringan DPD PAN Kabupaten Bursel di hari ketiga penjaringan, yakni Rabu (16/10) dengan didampingi kurang lebih 30 orang timnya.

“Tadi Pak Djawali Laitupa yang sudah mengembalikan berkas pendaftaran,” kata Sekretaris Tim Penjaringan. 

Penjaringan di PKB
Untuk Partai PKB sendiri calon kepala daerah yang mendaftar pun bertambah. Informasi yang diperoleh tercatat pada Kamis, (17/10) calkada yang mendaftar di partai tersebut yakni pasangan Sharoel Pawa sebagai Calon Bupati dan Alfons Lesnuusa Sebagai Wakil bupati serta Masrudin Solissa sebagai Calon Bupati.

Tiga calkada yang baru mendaftar ini menambah deretan nama calkada yang memperebutkan rekomendasi partai tersebut.

Sebelumnya, pada Rabu (16/10) proses penjaringan di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bursel, Partai yang meraih hampir 3.000 suara di Pileg Kabupaten Bursel ini terus dilirik oleh para Calkada juntuk memgambil  formulir pendaftaran.

Mereka yang mengambil formulir pendaftaran di hari kedua penjaringan terdiri dari Sahlan Tomia sebagai Calon Bupati yang datang langsung bersama timnya untuk memngambil formulir pendaftaran. Selain itu, Abdurahman Soulisa sebagai Calon Bupati diwakili oleh Timnya Ahmad Soumena.

“Hari ini ada 2 Calkada yang datang ambil formulir, yakni Sahlan Tomia dan Aburahman Soulisa. Keduanya sebagai Calon Bupati,” kata Ketua Tim Penjaringan DPC PKB Kabupaten Bursel Abd Rahman Latuconsina yang didampingi Sekretaris Tim Penjaringan Taufik Hidayat Tuanaya kepada wartawan di Sekretariat Tim Penjaringan, Rabu (16/10).

Selain keduanya, Djawali Laitua selaku Calon Bupati juga telah mengembalikan berkas pendaftaran ke Sekretariat Tim Penjaringan, Rabu (16/10).

“Pak Djawali yang sudah mengembalikan berkas pendaftaran sore hari,” ucapnya.

Sementara itu, di hari pertama penjaringan, tercatat sudah ada enam orang Calkada yang datang memngambil formulir pendaftaran, terdiri dari pasangan Bahctiar La Galeb selaku Calon Bupati dan Wakilnya Sami Latbual alias BISA. Keduanya diwakili oleh Timnya, yakni M. Nasir Suath Zulkifli Renyaan dan Muhammad Ichan Laisouw.

Kemudian pasangan M. Amir Faisal Souwakil selaku Calon Bupati dan Wakilnya Saul Tasane alias SOLTAN diwakili oleh timnya Samsul Bahri Souwakil.

Selanjutnya Safitri Malik Soulisa selaku Calon Bupati yang diwakili timnya Sofyan Solissa serta Djawali Laitupa selaku Calon Bupati yang datang sendiri untuk mengambil formulir pendaftaran. (SBS/Tim)
- - - - - - - - -